Pizaro Gozali Idrus
05 Agustus 2022•Update: 09 Agustus 2022
JAKARTA
Inflasi di Filipina terus melonjak mencapai 6,4 persen pada Juli, naik 6,1 persen pada Juni, menurut Otoritas Statistik Filipina, lansir Inquirer.
Kepala Otoritas Statistik Filipina Dennis Mapa mengatakan dalam sebuah briefing inflasi yang lebih tinggi terjadi karena kenaikan harga daging dan ikan, bensin dan transportasi, dan listrik.
Inflasi terus meningkat di Filipina sejak Februari sehingga rata-rata kenaikan dari Januari hingga Juli menjadi 4,7 persen.
Angka ini ini jauh lebih tinggi dari target pemerintah sebesar 2 persen hingga 4 persen.
Bank Sentral Filipina sebelumnya mengatakan inflasi diperkirakan akan tetap tinggi hingga akhir tahun.
Namun, inflasi di negara itu diperkirakan akan mereda pada 2023 dan stabil pada 2024.