Erric Permana
20 November 2019•Update: 20 November 2019
JAKARTA
Indonesia tetap optimistis pertumbuhan ekonomi pada 2019 mencapai 5 persen meski JP Morgan meramalkan hanya mencapai 4,9 persen.
Menteri Koordinator Perekonomian Arilangga Hartarto mengatakan pada kuartal IV tahun 2019 ekonomi Indonesia akan meningkat menyusul belanja negara yang dilakukan pada akhir tahun.
"Kalau prediksi kan boleh-boleh saja, kita melihat survei BPS kemarin 5 persen di atas sedikit," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu.
Bahkan, kata dia, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kementerian/lembaga ataupun pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaan tender untuk menggenjot pertumbuhan.
"Kemarin yang tidak maksimal belanja negara di kuartal III, biasanya nanti belanja negara meningkat di kuartal IV, jadi tentu itu menjadi faktor juga," tambah dia.
Sebelumnya, JP Morgan memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,9 persen.
Menurut JP Morgan hal itu terjadi karena belanja modal pemerintah melambat.
Namun inflasi diperkirakan masih cukup terkendali mencapai 2,8 persen.
Tidak hanya di 2019, JP Morgan juga memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 sebesar 4,9 persen, sama dengan 2019.