Erric Permana
19 Februari 2018•Update: 20 Februari 2018
Erric Permana
JAKARTA
Amerika Serikat akan meningkatkan volume perdagangan dengan Indonesia.
Saat bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kantor Staf Presiden di Jakarta, hari ini, Duta Besar Amerika Serikat Joseph Donovan mengatakan kedua negara memiliki banyak peluang untuk meningkatkan perekonomian.
“Volume perdagangan Indonesia dengan AS 1,5 lipat lebih besar dibandingkan volume perdagangan AS dengan Vietnam,” ujar Donovan kepada Moeldoko.
Pada 2017 lalu, kata Donovan, nilai perdagangan antara AS dan Indonesia meningkat tujuh persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menanggapi hal itu, Moeldoko berharap AS lebih banyak berinvestasi di Indonesia. Apalagi Indonesia telah memangkas sejumlah regulasi yang menghambat iklim investasi.
Di tempat yang sama, Donovan juga menyampaikan pentingnya perlindungan kelompok-kelompok minoritas dan rentan. Pernyataan ini dia sampaikan terkait Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang tengah digodok di DPR.
Menanggapi pernyataan itu, Moeldoko mengatakan isu minoritas-mayoritas tidak lagi relevan digunakan. Menurutnya, yang saat ini diperlukan adalah kompetensi atau keahlian masyarakat.
“Pandangan dikotomis seperti itu justru akan membuat kita tidak dapat berbuat lebih efektif. Oleh karena itu, kita tidak perlu lagi mengembangkan pemikiran-pemikiran yang mendikotomi seperti itu,” tambah Moeldoko.