Dunia

Yaman: 217 warga sipil tewas di wilayah gencatan senjata

Milisi Giants Brigades mengungkapkan bahwa penyebab kematian adalah serangan acak, ladang ranjau, dan bahan peledak yang ditanam di jalanan

Maria Elisa Hospita   | 03.12.2019
Yaman: 217 warga sipil tewas di wilayah gencatan senjata Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

Ankara

Hacer Baser

AL-HUDAYDAH, Yaman 

Lebih dari 215 warga sipil tewas dan 2.152 lainnya terluka sejak gencatan senjata diberlakukan akhir tahun lalu di kota pelabuhan Al-Hudaydah.

Menurut Giants Brigades, milisi yang memerangi pemerintah Yaman, sebanyak 217 warga sipil - kebanyakan perempuan dan anak-anak - tewas karena pelanggaran gencatan senjata oleh pemberontak Houthi.

Gencatan senjata itu diperantarai PBB sejak 18 Desember 2018.

Milisi itu juga mengungkapkan bahwa penyebab kematian adalah serangan acak, ladang ranjau, dan bahan peledak yang ditanam di jalanan.

Giants Brigades menyalahkan PBB karena tidak mampu melindungi warga sipil dari serangan Houthi.

Desember tahun lalu, representatif pemerintah Yaman dan para pemimpin pemberontak Houthi mengadakan perundingan yang diperantarai PBB di Stockholm dan menghasilkan perjanjian gencatan senjata di Kota Al-Hudaydah.

Namun, hingga saat ini, pihak-pihak yang bertikai belum sepenuhnya menarik diri dari Al-Hudaydah.

Yaman telah dilanda konflik sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.

Krisis meningkat setahun kemudian ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.

Menurut PBB, sejak itu, puluhan ribu warga Yaman diyakini terbunuh dalam konflik tersebut, sementara 14 juta lainnya berisiko menderita kelaparan.

*Ditulis oleh Sena Guler

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın