Dunia

PBB: Pendudukan Israel rugikan Palestina USD48 miliar

Laporan PBB mengungkapkan perkiraan pendapatan Palestina yang hilang sejak 2000 hingga 2017 akibat pendudukan

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 03.12.2019
PBB: Pendudukan Israel rugikan Palestina USD48 miliar Ilustrasi: Pemukiman Yahudi di Yerusalem. (Daniel Bar On - Anadolu Agency)

Geneve

Peter Kenny

JENEWA

Sebuah laporan PBB menemukan kerugian ekonomi yang diderita rakyat Palestina akibat pendudukan Israel selama periode 2000-2017 diperkirakan mencapai USD47,7 miliar (Rp673,5 triliun), atau tiga kali lipat dari besaran ekonomi Palestina pada 2017.

Mutasim Elagraa, seorang ekonom Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD), membahas laporan itu pada sebuah konferensi pers di Jenewa, Senin.

"Dalam dekade terakhir, beberapa studi dan laporan UNCTAD telah membahas kebocoran fiskal Palestina ke Israel," kata Elagraa.

Laporan yang berjudul "Biaya Ekonomi Pendudukan Israel untuk Rakyat Palestina: Aspek Fiskal" itu akan disampaikan kepada Majelis Umum PBB, pada Selasa.

"Kebocoran fiskal ini mendorong organisasi internasional lainnya untuk mempertanyakan masalah ini, yang membantu secara surut mengambil bagian dari sumber daya fiskal Otoritas Nasional Palestina (PNA) dari Israel," ujar dia.

Ekonom itu mengatakan estimasi terdiri dari pendapatan warga Palestina yang hilang dan pembayaran bunga.

Menurut laporan, perkiraan kerugian itu termasuk USD28,2 miliar (Rp398,2 triliun) dalam bunga yang diperkirakan masih harus dibayar dan sebesar USD6,6 miliar (Rp93,2 triliun) dari pendapatan Palestina yang merembes ke Israel dan jumlahnya terus meningkat.

"Perkiraan kerugian fiskal akibat pendudukan Israel di Palestina secara kumulatif tidak hanya dapat menghilangkan defisit anggaran Palestina yang diperkirakan mencapai USD17,7 miliar (Rp249,7 triliun) selama periode yang sama. Itu juga dapat menghasilkan surplus anggaran hampir dua kali lipat dari besaran defisit," kata Elagraa.

Kemungkinan lain, menurut laporan itu, kerugian pendudukan itu dapat meningkatkan lebih dari sepuluh kali lipat biaya pembangunan pemerintah Palestina, yang dipatok sebesar USD4,5 miliar (Rp63,4 triliun) selama periode riset ini (2000-2017).

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın