Ekip
13 Desember 2017•Update: 13 Desember 2017
Ekip
MADRID
Sejumlah masyarakat Spanyol menggelar aksi unjuk rasa memprotes keputusan Amerika Serikat (AS) mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, di depan Kedutaan Besar AS di Madrid.
Massa meneriakkan orasi “AS teroris”, “Trump teroris”, sepanjang aksi unjuk rasa.
Aksi ini juga didukung oleh sejumlah serikat pekerja, Lembaga Swadaya Masyarakat dan partai politik.
Pengunjuk rasa menyatakan bahwa keputusan Trump mengakui Yerusalem merupakan kesalahan dan dapat mengancam kestabilan serta upaya perdamaian.
Maklumat yang dibacakan pada saat aksi ini menyebutkan bahwa keputusan Trump adalah cara sistematis untuk menyingkirkan rakyat Palestina.
“Keputusan Trump melanggar hukum internasional,” tulis maklumat tersebut.
Selain itu, 80 organisasi hak asasi manusia di Spanyol membuat pernyataan bersama yang meminta pemerintah Spanyol untuk segera mengakui negara Palestina secara resmi. Organisasi-organisasi tersebut juga memperingatkan bahwa pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang Yerusalem "akan menambah kesulitan dalam memenuhi kebutuhan utama rakyat Palestina".