Dunia, YERUSALEM MASALAH UTAMA BAGI UMAT MUSLIM

Warga Palestina gelar aksi mogok protes serangan Israel

Aksi mogok massal itu diungkapkan oleh partai dan serikat pekerja Palestina sebagai "hari kemarahan" atas eskalasi militer Israel di Gaza dan Yerusalem

Ekip   | 18.05.2021
Warga Palestina gelar aksi mogok protes serangan Israel Warga melewati toko-toko yang tutup selama pemogokan umum untuk memprotes serangan Israel atas Gaza dan Yerusalem Timur pada 18 Mei 2021 di Hebron, Tepi Barat. Warga Palestina melancarkan pemogokan umum nasional di seluruh Tepi Barat yang diduduki dan kota-kota Arab di Israel pada Selasa untuk memprotes serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza. ( Mamoun Wazwaz - Anadolu Agency )

Palestinian Territory

RAMALLAH

Warga Palestina pada Selasa melakukan pemogokan massal di seluruh Tepi Barat dan kota-kota Arab yang diduduki di Israel memprotes serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Toko-toko, pusat bisnis, lembaga sipil, bank, dan universitas di Tepi Barat tutup, menurut seorang reporter Anadolu Agency.

Aksi mogok massal itu diungkapkan oleh partai dan serikat pekerja Palestina sebagai "hari kemarahan" atas eskalasi militer Israel di Gaza dan Yerusalem.

"Aksi itu adalah ekspresi kemarahan terhadap agresi biadab oleh negara penjajah Israel dan bungkamnya dunia internasional terhadap agresi [Israel] pada rakyat kami di Yerusalem, Sheikh Jarrah dan Gaza," kata Fahmi Shaheen, koordinator pasukan nasional dan Islam di Hebron, kepada Anadolu Agency.

"Pemogokan ini menjadi sangat penting karena diikuti oleh semua warga Palestina, " ujar Shaheen.

Sementara itu, toko-toko dan institusi swasta di kota-kota Arab di Israel tutup sebagai bagian dari pemogokan massal tersebut.

Pada Minggu, para aktivis meminta orang-orang Arab-Israel bergabung dalam aksi mogok sebagai protes atas serangan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Warga negara Arab membentuk lebih dari 20 persen dari populasi Israel yang berjumlah lebih dari 9 juta.

Kota-kota Arab di Israel mengalami peristiwa bentrokan antara warga Arab dan polisi Israel, yang dimulai ketika polisi dengan kasar membubarkan demonstrasi menentang serangan Israel di Gaza dan Yerusalem.

Setidaknya 212 warga Palestina telah tewas, termasuk 61 anak-anak dan 36 wanita, dan 1.400 lainnya terluka dalam serangan Israel di Jalur Gaza sejak 10 Mei, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Sepuluh orang Israel juga tewas dalam tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza.

Ketegangan baru-baru ini yang bermula di Yerusalem Timur selama bulan suci Ramadan menyebar ke Gaza sebagai akibat dari serangan Israel terhadap jamaah Muslim di kompleks Masjid Al-Aqsa dan Sheikh Jarrah.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın