Rıskı Ramadhan
30 Mei 2018•Update: 31 Mei 2018
Mohamad Misto,Selen Temizer
RAQQAH, Suriah/ANKARA
Warga di kota Raqqah di utara Suriah menggelar aksi protes menuntut organisasi teroris YPG/PKK meninggalkan kota mereka, lapor koresponden Anadolu Agency di lapangan pada Rabu.
Ratusan orang yang berkumpul di lima titik di kota Raqqah meneriakkan yel-yel mendesak kelompok teror itu pergi.
Para pengunjuk rasa juga menyuarakan penolakan terhadap pasukan rezim Assad.
Mereka menuntut Raqqah dikelola oleh unsur-unsur lokal.
YPG/PKK menembaki warga sipil yang mengikuti aksi itu dan menahan 6 warga.
Aksi itu diadakan untuk memprotes perekrutan paksa pemuda, penyiksaan dan perebutan harta benda oleh YPG/PKK.
Kelompok teror itu menolak warga lokal masuk ke parlemen serta mengubah nama kota menjadi "Komun", meski ditolak oleh warga.
Teroris YPG/PKK juga menggunakan Raqqah sebagai markas besar untuk mengendalikan wilayah-wilayah yang mereka duduki.
Raqqah, yang dulunya merupakan benteng bagi kelompok teror Daesh, direbut oleh YPG/PKK dengan dukungan udara dari Amerika Serikat pada Oktober 2017.