Dunia

Warga Afrika Selatan serahkan 2.266 senjata api ke pemerintah

Amnesti senjata api dimulai pada 1 Desember 2019 dan akan berakhir pada 31 Mei 2020

Marıa Elısa Hospıta   | 15.01.2020
Warga Afrika Selatan serahkan 2.266 senjata api ke pemerintah Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

South Africa

Hassan Isilow

JOHANNESBURG 

Warga Afrika Selatan telah menyerahkan sedikitnya 2.266 senjata api sejak pemerintah mengumumkan amnesti akhir tahun lalu.

Menteri Kepolisian Bheki Cele pada Selasa mengatakan amnesti diperuntukkan bagi pemilik senjata api dan amunisi ilegal.

Amnesti senjata api dimulai pada 1 Desember 2019 dan akan berakhir pada 31 Mei 2020.

Kantor Berita Afrika Selatan mengungkapkan ada 31.382 amunisi yang sudah diamankan kepolisian sejauh ini.

Menurut Gun Free South Africa, organisasi nirlaba yang mengadvokasi masyarakat bebas senjata, ada sekitar 4,5 juta pemilik senjata terdaftar di negara itu.

"Setiap harinya, ada 23 orang tewas di Afrika Selatan karena senjata api. Sementara itu, 9.855 senjata hilang atau dicuri setiap tahunnya," papar organisasi tersebut.

Cele mendorong lebih banyak orang Afrika Selatan yang memiliki senjata api ilegal untuk segera menyerahkannya kepada polisi.

"Ketika masa amnesti berakhir pada Mei, hukuman berat akan menunggu mereka yang bersikeras membawa senjata tak berlisensi," tegas menteri itu.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın