Marıa Elısa Hospıta
15 Januari 2020•Update: 15 Januari 2020
Hassan Isilow
JOHANNESBURG
Warga Afrika Selatan telah menyerahkan sedikitnya 2.266 senjata api sejak pemerintah mengumumkan amnesti akhir tahun lalu.
Menteri Kepolisian Bheki Cele pada Selasa mengatakan amnesti diperuntukkan bagi pemilik senjata api dan amunisi ilegal.
Amnesti senjata api dimulai pada 1 Desember 2019 dan akan berakhir pada 31 Mei 2020.
Kantor Berita Afrika Selatan mengungkapkan ada 31.382 amunisi yang sudah diamankan kepolisian sejauh ini.
Menurut Gun Free South Africa, organisasi nirlaba yang mengadvokasi masyarakat bebas senjata, ada sekitar 4,5 juta pemilik senjata terdaftar di negara itu.
"Setiap harinya, ada 23 orang tewas di Afrika Selatan karena senjata api. Sementara itu, 9.855 senjata hilang atau dicuri setiap tahunnya," papar organisasi tersebut.
Cele mendorong lebih banyak orang Afrika Selatan yang memiliki senjata api ilegal untuk segera menyerahkannya kepada polisi.
"Ketika masa amnesti berakhir pada Mei, hukuman berat akan menunggu mereka yang bersikeras membawa senjata tak berlisensi," tegas menteri itu.