31 Desember 2024•Update: 31 Desember 2024
BAKU, Azerbaijan
Wakil Menteri Luar Negeri Azerbaijan Yalchin Rafiyev bertemu dengan Menteri Luar Negeri baru Suriah Asaad al-Shaibani selama kunjungan baru-baru ini ke ibu kota Suriah, Damaskus, kata Kementerian Luar Negeri Azerbaijan pada Minggu, hanya beberapa minggu setelah jatuhnya rezim Assad pada 8 Desember.
Rafiyev menyampaikan ucapan selamat Azerbaijan kepada Shaibani atas era politik baru di Suriah, yang menandai kedatangan wakil rakyat baru ke tampuk kekuasaan, menurut sebuah pernyataan.
Ia menekankan bahwa Azerbaijan, bersama Turkiye, berdiri dalam solidaritas dengan Suriah selama periode penting ini yang bertujuan untuk memastikan stabilitas negara dan kesejahteraan rakyatnya.
Rafiyev lebih lanjut meyakinkan bahwa Azerbaijan akan memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk proses rekonstruksi Suriah.
Ia juga menyoroti bahwa pengalaman Azerbaijan dalam membangun kembali dan merevitalisasi wilayahnya yang dibebaskan dapat diterapkan pada upaya pemulihan Suriah, merujuk pada Karabakh, wilayah Kaukasus Selatan yang dibebaskan pada tahun 2020-2023 dari pendudukan selama hampir 30 tahun.
Selain bantuan kemanusiaan, Rafiyev menekankan bahwa Azerbaijan akan terus menawarkan dukungan diplomatik kepada pemerintahan baru Suriah.
Shaibani menekankan bahwa pembebasan wilayah Azerbaijan dari pendudukan sangat penting untuk meningkatkan perdamaian dan stabilitas global, dan menyampaikan ucapan selamat kepada rakyat Azerbaijan.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya kebangkitan rakyat untuk meraih kekuasaan di Suriah, membandingkannya dengan kemenangan Azerbaijan di Karabakh.
Dia menguraikan tujuan utama pemerintahan baru yaitu membina hubungan damai dengan negara-negara tetangga dan memastikan persatuan nasional melalui dialog dengan semua faksi internal.