Dandy Koswaraputra
14 Maret 2019•Update: 15 Maret 2019
Lokman Ilhan
CARACAS, Venezuela
Presiden Venezuela pada hari Rabu mengatakan sebuah komisi akan dibentuk untuk menyelidiki "sabotase" yang menyebabkan pemadaman listrik skala besar minggu lalu.
Nicolas Maduro mengadakan inspeksi di Caracas yang sedang menyelidiki pemadaman listrik yang mengganggu komunikasi dan akses internet di seluruh negeri.
Maduro mengatakan dia menginstruksikan pihak berwenang untuk membentuk komisi yang terdiri dari para ahli dari Iran, Kuba, Rusia dan China untuk menjelaskan dugaan sabotase.
Menegaskan negara-negara komisi memiliki pengalaman besar tentang serangan siber, Maduro mengatakan akan melaporkan kepada Wakil Presiden Delcy Rodriguez.
Maduro mengatakan Venezuela mengaktifkan rencana "Blue Tank" untuk menghadapi salah satu masalah terbesar di negara itu: kelangkaan air keran.
Sejalan dengan rencana ini, Maduro mengatakan 50.000 tangki air siap melayani warga Venezuela.
Di sisi lain, menurut situs web Ultimas Noticias yang pro-pemerintah, pemerintah Cina siap untuk memberikan bantuan untuk sepenuhnya menghilangkan pemadaman listrik di Venezuela.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang, mengatakan China dapat memberikan semua dukungan teknis kepada Venezuela untuk mengakhiri pemadaman listrik.
• Dulis oleh Ali Murat Alhas