Rhany Chairunissa Rufinaldo
11 Desember 2018•Update: 12 Desember 2018
Serife Cetin
BRUSSELS
Presiden Dewan Eropa mengatakan bahwa Uni Eropa akan membahas kemungkinan skenario 'tanpa kesepakatan' setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May menunda pemungutan suara soal kesepakatan Brexit.
“Kami tidak akan menegosiasikan kembali kesepakatan ini, termasuk penghalangnya, tetapi kami siap untuk membahas cara untuk memfasilitasi ratifikasi AS. Seiring berjalannya waktu, kami juga akan membahas kesiapan kami untuk skenario tanpa kesepakatan,” cuit Donald Tusk di Twitter.
"Saya telah memutuskan untuk mengadakan pertemuan #EUCO [Dewan Eropa] soal #Brexit (pasal 50) pada Kamis," tambah Tusk.
Sebelumnya pada Senin, May mengumumkan penundaan pemungutan suara soal kesepakatan Brexit yang direncanakan pada Selasa, dengan alasan kesepakatan akan ditolak dengan selisih suara yang signifikan.
Perbatasan antara Republik Irlandia dan Irlandia Utara - satu-satunya perbatasan darat antara Inggris dan Uni Eropa - dan pengaturan pemerintah untuk mencegah penempatan perbatasan yang kaku adalah sumber utama perseteruan di antara anggota parlemen soal kesepakatan Brexit.
Pada 2017, May memberi tahu Dewan Eropa tentang keinginan Inggris untuk menarik diri dari blok beranggotakan 28 negara itu, di bawah Pasal 50 TEU (Perjanjian tentang Uni Eropa).