Turkiye sambut gencatan senjata di Suriah, Presiden Erdogan dorong penyelesaian permanen
Presiden Recep Tayyip Erdogan menegaskan dukungan Turkiye terhadap keutuhan wilayah dan persatuan politik Suriah
ISTANBUL
Pemerintah Turkiye menyambut baik gencatan senjata yang dicapai di Suriah dan berharap kesepakatan tersebut dapat membuka jalan bagi penyelesaian permanen tanpa pertumpahan darah lebih lanjut.
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, Rabu (21/1), mengatakan sejak awal Ankara secara tegas mendukung keutuhan wilayah Suriah sebagai satu negara dengan kesatuan politik yang utuh.
Pernyataan itu disampaikan Erdogan saat berpidato di hadapan anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party) yang berkuasa di parlemen.
Presidensi Suriah pada Selasa mengumumkan telah mencapai kesepahaman dengan kelompok YPG/SDF, yang memberikan waktu empat hari untuk menyusun peta jalan integrasi praktis wilayah Hasakah, dengan gencatan senjata tetap berlaku selama periode tersebut. Pihak YPG/SDF kemudian menyatakan komitmen penuh terhadap gencatan senjata itu.
Erdogan memperingatkan bahwa setiap upaya provokasi di Suriah setelah tercapainya kesepakatan tersebut akan membawa konsekuensi serius dan mengancam stabilitas.
Ia menegaskan bahwa integrasi penuh di Suriah akan menandai babak baru bagi negara itu, seraya menyatakan bahwa stabilitas yang terwujud akan memberikan manfaat terbesar bagi warga Kurdi Suriah.
“Kami tidak memiliki kepentingan atas wilayah negara mana pun dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, tetapi kami juga tidak akan membiarkan kepentingan negara kami dikorbankan,” kata Erdogan.
Presiden Turkiye itu juga mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin membahas sejumlah isu yang dinilai dapat berkontribusi terhadap keamanan Suriah, termasuk kerja sama dalam memerangi ISIS atau Daesh.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
