Maria Elisa Hospita
05 November 2019•Update: 06 November 2019
Busra Nur Bilgic Cakmak
ANKARA
Turki mengumumkan penangkapan saudara perempuan Abu Bakr al-Baghdadi, pemimpin Daesh/ ISIS yang tewas dalam operasi kontrateror Amerika Serikat.
"Penangkapan saudara perempuan al-Baghdadi adalah contoh lain dari keberhasilan operasi kontraterorisme kami," kata Fahrettin Altun, direktur komunikasi untuk kepresidenan Turki, lewat Twitter.
"Perang Turki melawan teror tanpa memandang ideologi atau asal-usulnya akan terus berlanjut," tambah dia.
Abu Bakar al-Baghdadi memimpin Daesh saat mereka menguasai sebagian besar wilayah Irak dan Suriah.
Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa al-Baghdadi terbunuh dalam operasi di Provinsi Idlib, barat laut Suriah.
Altun juga menggarisbawahi bahwa tekad Turki untuk menindak pelaku teror di wilayah tersebut tidak perlu dipertanyakan lagi.
"Banyak propaganda melawan Turki untuk mempertanyakan tekad kami dalam melawan Daesh. Kami telah memimpin perang melawan terorisme dalam segala bentuk," tegas dia.
Altun juga mengungkapkan adanya beberapa kalangan di AS yang "berupaya keras" merusak kemitraan Washington dengan Ankara.
"Mereka [Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Trump] akan terus membahas masalah-masalah yang menjadi kepentingan bersama dengan saling terbuka," kata dia merujuk pada rencana pertemuan Trump dan Erdogan.