Sena Güler
26 Juni 2021•Update: 26 Juni 2021
ANKARA
Delegasi Turki dan Amerika Serikat (AS) membahas bentuk kerja sama untuk menjalankan bandara Kabul di Afghanistan, kata Kementerian Pertahanan Turki pada Jumat.
“Dalam pertemuan itu, bidang kerja sama untuk mengoperasikan Bandara Internasional Hamid Karzai setelah penghentian Misi Dukungan Tegas NATO dibahas,” kata otoritas Turki di Twitter, menambahkan bahwa delegasi telah melakukan pertemuan di kementerian Turki itu.
"Kedua belah pihak sepakat untuk melanjutkan diskusi," kata pernyataan dari Kemhan Turki.
Delegasi - yang terdiri dari pejabat Pentagon dan Departemen Luar Negeri - tiba dari AS di Ankara pada Kamis untuk membahas kemajuan dalam upaya menjaga Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul agar tetap beroperasi.
Situasi di Afghanistan menjadi semakin penting dalam beberapa pekan terakhir setelah Presiden AS Joe Biden mengumumkan bahwa semua pasukan Amerika akan mundur dari negara itu pada 11 September, dan diikuti sekutu NATO.
Biden dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membahas masalah ini pada pertemuan puncak para pemimpin NATO baru-baru ini di Brussels.
Ankara telah menjalankan operasi militer dan logistik di bandara Kabul selama enam tahun sebagai bagian dari Misi Dukungan Tegas yang dipimpin NATO.
Turki telah menawarkan diri untuk menjaga bandara karena masih ada pertanyaan tentang bagaimana keamanan akan dijamin di sepanjang rute transportasi utama dan di bandara, yang merupakan pintu gerbang utama ke ibu kota.