Dunia

Trump perintahkan blokade kapal tanker minyak di Venezuela, sebut pemerintahan Maduro sebagai 'teroris'

Trump menuduh rezim Nicolas Maduro menggunakan pendapatan minyak untuk mendanai “terorisme narkoba, perdagangan manusia, pembunuhan, dan penculikan.”

Rabia Ical Turan  | 17.12.2025 - Update : 18.12.2025
Trump perintahkan blokade kapal tanker minyak di Venezuela, sebut pemerintahan Maduro sebagai 'teroris'

WASHINGTON

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa mengumumkan “blokade total dan menyeluruh” terhadap seluruh kapal tanker minyak yang dikenai sanksi yang masuk atau keluar dari Venezuela, seraya menyebut pemerintahan Presiden Nicolas Maduro sebagai “organisasi teroris asing.”

“Venezuela sepenuhnya dikepung oleh armada terbesar yang pernah dikerahkan dalam sejarah Amerika Selatan,” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social. Ia mengatakan blokade tersebut akan tetap diberlakukan hingga Caracas mengembalikan “seluruh minyak, wilayah, dan aset lainnya.”

Trump menuduh rezim Nicolas Maduro menggunakan pendapatan minyak untuk mendanai “terorisme narkoba, perdagangan manusia, pembunuhan, dan penculikan.” Ia juga mengatakan bahwa warga negara Venezuela yang sebelumnya dikirim ke AS kini tengah dipulangkan “dalam jumlah besar dan dengan cepat.”

Pengumuman ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, seiring Trump terus menuntut Maduro mundur dari kekuasaan. Trump menegaskan bahwa semua opsi, termasuk penggunaan kekuatan militer, tetap terbuka di tengah pengerahan besar-besaran pasukan AS di kawasan tersebut.

Amerika Serikat diketahui telah melancarkan sedikitnya 22 serangan terhadap kapal-kapal yang diduga terlibat dalam “narko-terorisme,” yang menewaskan 87 orang sejak serangan dimulai di Laut Karibia dan Samudra Pasifik Timur pada awal September.

Venezuela baru-baru ini menuduh AS melakukan “pembajakan maritim” sebagai bagian dari “kebijakan paksaan dan agresi yang berkelanjutan,” setelah Washington menyita pengiriman minyak Venezuela di perairan internasional.

Pemerintah AS membenarkan penyitaan tersebut dengan menyatakan bahwa kapal-kapal itu digunakan untuk mengangkut minyak yang dikenai sanksi dari Venezuela dan Iran dalam sebuah “jaringan pengiriman minyak ilegal yang mendukung organisasi teroris asing.”

Pemerintahan Trump menegaskan bahwa langkah-langkah terhadap Venezuela merupakan bagian dari upaya memerangi perdagangan narkoba di kawasan. Namun, Caracas membantah klaim tersebut dan menuduh Washington berupaya “menguasai cadangan minyak Venezuela yang sangat besar melalui penggunaan kekuatan militer yang mematikan,” seraya menyebut upaya pemberantasan narkoba hanya sebagai kedok untuk menggulingkan Maduro secara tidak sah.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.