Rhany Chairunissa Rufinaldo
04 Juli 2019•Update: 04 Juli 2019
Umar Farooq
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Rabu mengeluarkan peringatan kepada Iran setelah negara itu mengatakan akan mulai memperkaya uranium pada tingkat yang lebih tinggi.
Pada Senin, Iran mengungkapkan bahwa mereka telah melanggar batas yang ditetapkan soal persediaan uranium.
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Rabu mendesak negara-negara untuk kembali ke meja perundingan dan menghormati komitmen yang mereka buat dalam kesepakatan nuklir 2015, jika tidak maka Teheran akan mulai meningkatkan pengayaan uranium pada Minggu.
"Iran baru saja mengeluarkan Peringatan Baru. Hati-hati dengan ancaman, Iran. Mereka bisa kembali menggigitmu seperti tidak ada yang pernah digigit sebelumnya!" cuit Trump di media sosial.
Ketegangan antara AS dan Iran meningkat setelah Trump menarik diri dari perjanjian nuklir antara Teheran dan kelompok negara-negara P5+1 (lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman).
Sebagai bagian dari kampanyenya, AS memberlakukan kembali sanksi terhadap ekspor minyak mentah Iran, yang telah menghancurkan perekonomian Teheran.