16 Juli 2026•Update: 16 Juli 2026
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah menyelesaikan gelombang terbaru serangan terhadap Iran pada Rabu malam. Serangan tersebut menyasar pusat komando, sistem pertahanan udara, kemampuan rudal dan drone, serta fasilitas pengawasan pantai Iran.
Dalam pernyataan melalui platform media sosial X, CENTCOM mengatakan pasukan Amerika Serikat mengakhiri gelombang serangan pada pukul 21.00 waktu setempat (ET) pada 15 Juli.
CENTCOM menyatakan sasaran serangan meliputi pusat komando Iran, lokasi pertahanan udara, kemampuan rudal dan pesawat nirawak, serta fasilitas pengawasan pantai.
Menurut CENTCOM, serangan tersebut bertujuan untuk semakin melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam awak kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
CENTCOM menambahkan pihaknya menggunakan amunisi berpemandu presisi untuk menyerang sejumlah target di berbagai lokasi, termasuk Bandar Abbas.
Serangan juga sasar Pulau Greater Tunb
Sebelumnya pada hari yang sama, pasukan Amerika Serikat melancarkan serangan selama 90 menit terhadap lokasi pertahanan pantai dan situs rudal jelajah di Pulau Greater Tunb.
"Militer Amerika Serikat meminta pertanggungjawaban Iran sesuai arahan Panglima Tertinggi," demikian pernyataan CENTCOM.
Ketegangan di Selat Hormuz terus meningkat
Serangan terbaru terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz.
Pasukan Amerika Serikat terus melancarkan serangan ke Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai negara di kawasan, meskipun sebelumnya kedua pihak telah menyepakati kerangka nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan sebagai langkah menuju penyelesaian konflik secara permanen.