Dunia

Trump cabut temuan ilmiah soal bahaya gas rumah kaca terhadap publik

Kelompok ilmuwan memperingatkan kebijakan tersebut dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca dalam beberapa dekade mendatang

13.02.2026 - Update : 17.02.2026
Trump cabut temuan ilmiah soal bahaya gas rumah kaca terhadap publik

WASHINGTON

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (12/2) mengumumkan pencabutan temuan ilmiah yang menyatakan emisi gas rumah kaca membahayakan kesehatan dan kesejahteraan publik, keputusan yang diperkirakan akan memicu gugatan hukum berkepanjangan.

Trump menyebut langkah tersebut sebagai “tindakan deregulasi terbesar dalam sejarah Amerika.”

“Efektif segera, kami mencabut temuan endangerment yang konyol itu dan menghentikan seluruh standar emisi tambahan yang dikenakan secara tidak perlu pada model kendaraan dan mesin,” kata Trump dalam pernyataan di Gedung Putih bersama Administrator Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) Lee Zeldin.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut akan menghapus biaya regulasi lebih dari 1,3 triliun dolar AS dan membantu menurunkan harga mobil secara signifikan.

“Aksi ini akan menghilangkan lebih dari 1,3 triliun dolar biaya regulasi dan membantu menurunkan harga mobil secara drastis. Anda akan mendapatkan mobil yang lebih baik, mobil yang lebih mudah dinyalakan, mobil yang bekerja lebih baik dengan harga jauh lebih murah,” ujarnya.

Temuan yang dikenal sebagai “endangerment finding” selama ini menjadi dasar hukum bagi pemerintah federal untuk mengatur emisi gas rumah kaca, termasuk karbon dioksida dan metana, berdasarkan Clean Air Act.

Upaya pencabutan temuan tersebut hampir dipastikan akan menghadapi tantangan hukum yang kuat.

Presiden Union of Concerned Scientists (UCS) Gretchen Goldman mengatakan langkah pemerintah itu berpotensi membuka jalan bagi pelepasan lebih dari 7 miliar ton emisi pemanas bumi dalam beberapa dekade mendatang.

“Dengan menghapus standar polusi pemanasan global dari kendaraan hari ini, pemerintahan Trump telah ikut menyetujui pelepasan lebih dari 7 miliar ton emisi pemanas planet secara nasional dalam beberapa dekade ke depan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa mengorbankan kesehatan dan keselamatan publik demi keuntungan industri pencemar tidak dapat diterima dan pihaknya siap menggugat kebijakan tersebut di pengadilan.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.