Mohammed Ghafiri, Muhammad Emin Canik
28 Juli 2023•Update: 31 Juli 2023
RAMALLAH
Pasukan Israel menutup Lembah Duri (Wadi al-Tuffah) dan Jalan Bir Seba serta puluhan perkantoran dan toko-toko di pusat kota Hebron pada Kamis, untuk mencegah warga Palestina mengakses daerah yang dianggap suci oleh para pemukim Yahudi.
"Untuk pertama kalinya, tentara mengizinkan pemukim untuk menyerang daerah Palestina di Bab el-Zaviye saat ini, yang merupakan sesuatu hal yang baru," kata Ketua Serikat Pemuda Anti-Pemukiman Israel, Isa Amr, kepada Anadolu dalam sebuah pernyataan.
Dia mengatakan pemukim fanatik Yahudi akan berjalan menuju ke "makam Hebron" di Jalan Bir Seba.
Amr mengatakan toko-toko ditutup paksa dan perempuan serta anak-anak diintimidasi.
“Isu ini terkait penguatan proyek permukiman di pusat Hebron. Tindakan ini menunjukkan peningkatan ketegangan dan Yudaisasi Hebron dan sisa wilayah Tepi Barat," ungkap Isa.
Orang Yahudi percaya makam Hebron (Al-Halil) atau Bin Kennas, seorang Yahudi yang tinggal di Hebron dalam sejarah, terletak di ruang bawah tanah sebuah rumah Palestina di Jalan Bir Seba.
Namun warga Palestina menegaskan bahwa makam tersebut tidak ada.
Baru-baru ini, pemukim Yahudi telah meningkatkan serangan terhadap situs bersejarah dan monumen di Tepi Barat yang diduduki, termasuk wilayah yang berada di bawah kendali pemerintahan Palestina.
Sumber dari otoritas Israel dan Palestina mengatakan sekitar 650.000 pemukim Yahudi tinggal di Yerusalem Timur dan Tepi Barat.