Esref Musa, Burak Karacaoglu
19 Januari 2018•Update: 19 Januari 2018
Esref Musa, Burak Karacaoglu
IDLIB
Sedikitnya lima orang tewas dan 30 lainnya luka-luka akibat serangan udara yang dilakukan pesawat tempur Rusia pada Kamis di utara provinsi Idlib, Suriah.
Kawasan itu merupakan bagian dari zona de-eskalasi, menurut seorang pejabat pertahanan sipil setempat.
Kepada Anadolu Agency, direktur pasukan pertahanan sipil Suriah (White Helmets) di Idlib, Mostafa Haj Youssef mengatakan bahwa pesawat tempur Rusia menyerang sejumlah daerah pemukiman penduduk pada malam hari.
Yusuf mengatakan, empat orang di distrik Maaret al-Numan dan satu lainnya di distrik Saraqib tewas.
"Pesawat tempur Rusia menggunakan bom napalm, yang penggunaannya dilarang dalam hukum internasional," katanya.
Yusuf menambahkan, korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat, upaya pencarian dan penyelamatan juga sudah selesai.
Idlib yang utara di bagian utara Suriah dan dekat perbatasan Turki, termasuk dalam zona de-eskalasi –ditetapkan oleh Turki, Rusia dan Iran- di mana tindakan agresi dilarang keras.
Namun sejak awal Desember lalu, serangan udara di bagian-bagian yang dikendalikan pihak oposisi di provinsi tersebut telah semakin meningkat dan dilaporkan telah menyebabkan lebih dari 100 warga sipil tewas dan korban luka dalam jumlah besar.
Perang sipil di Suriah dimulai ketika rezim Bashar al-Assad mulai menindak keras demonstrasi pro-demokrasi pada 2011. Ratusan ribu warga sipil menjadi korban konflik itu yang melibatkan pasukan koalisi menyerang oposisi. Jutaan lainnya terpaksa melarikan diri dan mengungsi.