Dunia

Serangan tentara Israel tewaskan 10 warga Palestina di Gaza

Gadis 5 tahun dan pemimpin Jihad Islam terbunuh oleh serangan udara Israel di Jalur Gaza, kata Kementerian Kesehatan Palestina

Ali Rezzakoğlu   | 06.08.2022
Serangan tentara Israel tewaskan 10 warga Palestina di Gaza Tentara Israel melancarkan serangan di Jalur Gaza. (Foto file - Anadolu Agency)

GAZA CITY, Palestina 

Sedikitnya 10 orang tewas dalam serangan udara Israel pada Jumat di Jalur Gaza yang diblokade, ucap Kementerian Kesehatan Palestina.

Korban tewas termasuk seorang gadis berusia 5 tahun dan anggota terkemuka gerakan Jihad Islam.

"Sepuluh warga Palestina menjadi martir dan 44 lainnya terluka dalam serangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza," kata pernyataan itu.

Gerakan Jihad Islam mengatakan dalam pernyataan pers bahwa Taysir al-Jabari, komandan wilayah utara sayap militer kelompok itu, termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan itu.

Tentara Israel juga mengkonfirmasi telah menargetkan al-Jabari dan 10 aktivis, mengklaim bahwa mereka sedang dalam perjalanan untuk meluncurkan rudal anti-tank dan operasi penembak jitu.

Sebuah sumber tentara Israel mengatakan kepada harian Israel Yedioth Ahronoth bahwa setidaknya 15 aktivis Jihad Islam tewas dalam serangan itu.

Menurut seorang reporter Anadolu Agency di Gaza, pesawat-pesawat tempur Israel menghantam daerah-daerah terpisah di Kota Gaza, Khan Yunis, dan Jalur Gaza utara.

Di antara target yang diserbu tentara adalah sebuah apartemen di Burj Palestina, di lingkungan Rimal di Kota Gaza barat.

Gerakan Jihad Islam menanggapi serangan itu dengan menegaskan mereka tidak akan membiarkan "musuh merusak perlawanan."

Adapun Hamas, bereaksi dengan menegaskan bahwa "perlawanan dengan semua senjata dan faksi militernya bersatu dalam pertempuran ini"

"Musuh Israel adalah pihak yang memulai perang terhadap perlawanan di Gaza, dan merea harus bertanggung jawab," kata Hamas.

Otoritas Palestina mengutuk "agresi" Israel terhadap Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan pers, Mereka meminta Israel untuk segera menghentikan "agresi" dan menganggap tentara Tel Aviv "bertanggung jawab atas eskalasi berbahaya ini."

Otoritas Palestina juga meminta masyarakat internasional untuk menekan Israel untuk menghentikan agresi terhadap warga Palestina, terutama di Gaza, dan memberi mereka perlindungan internasional.

Mengantisipasi tanggapan dari faksi-faksi Palestina, tentara Israel telah mengerahkan baterai anti-rudal Iron Dome di Yerusalem dan Tel Aviv, menurut media Israel.

Sebelumnya pada Jumat, tentara Israel mengatakan mereka telah mulai melakukan serangan terhadap beberapa sasaran di Jalur Gaza.

Mereka menambahkan bahwa operasi militer yang disebut Breaking Dawn telah diluncurkan di Gaza untuk melawan kelompok Jihad Islam.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın