18 Februari 2019•Update: 19 Februari 2019
Ashraf Musa
IDLIB, Suriah
Sepuluh warga sipil tewas dan 34 lainnya luka-luka akibat tembakan artileri rezim Assad di daerah pemukiman di Idlib dalam 24 jam terakhir, menurut badan pertahanan sipil White Helmets pada Minggu.
Serangan itu menargetkan 13 wilayah pemukiman warga di kota-kota Khan Shaykhoun dan Marra al-Numan di pedesaan Idlib, kata White Helmets.
Tiga anak dan empat wanita termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan itu.
Berbicara kepada Anadolu Agency, direktur White Helmets di Idlib Mustapha Haj Yousuf memperingatkan tentang "bencana kemanusiaan" atas serangan rezim yang sedang berlangsung.
"Terlalu banyak darah ditumpahkan dalam periode terakhir ini," katanya seraya menambahkan sebagian besar korban adalah anak-anak dan perempuan.
Serangan rezim di zona de-eskalasi Idlib diperkirakan telah menewaskan sedikitnya 63 warga sipil dan melukai ratusan sejak awal tahun ini.
Suriah baru saja mulai keluar dari konflik dahsyat sejak 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.
Sejak itu, puluhan ribu orang tewas sementara jutaan lainnya terpaksa mengungsi.