Rhany Chairunissa Rufinaldo
13 November 2019•Update: 13 November 2019
Ramzy Mahmoud
GAZA, Palestina
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan tujuh warga Palestina tewas dalam eskalasi militer Israel di Jalur Gaza pada Selasa.
Dua warga Palestina yang tidak dikenal tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza utara, kata kementerian itu, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Sementara itu, tentara Israel mengatakan pihaknya menargetkan dua anggota Jihad Islam di Jalur Gaza utara dan mengklaim sedang bersiap untuk meluncurkan serangan roket.
Kementerian Kesehatan mengidentifikasi tiga martir lain yang tewas dalam serangan sebelumnya pada Selasa sebagai Ibrahim al-Dabous (26), Zaki Ghanama (25), dan Mohamed Atiyyah Hammouda (20).
Menurut kementerian, 30 orang terluka dalam agresi Israel tersebut.
Situasi di Gaza memanas pada Selasa pagi setelah serangan udara Israel menewaskan Bahaa Abu al-Atta, komandan kelompok perlawanan Jihad Islam, serta istrinya Asmaa Abu al-Atta (39).
Pesawat tempur Israel juga meluncurkan serangan udara yang menargetkan anggota Jihad Islam Akram al-Ajouri di Damaskus, ibu kota Suriah.
Dua orang, termasuk putra al-Ajouri, tewas dan 10 lainnya terluka, tetapi pemimpin Jihad Islam itu selamat tanpa cedera.
Sebagai balasan atas pembunuhan Abu al-Atta, sayap militer Jihad Islam Brigade Quds mengumumkan peluncuran puluhan roket ke kota-kota Israel, di mana Israel merespons dengan serangan udara di Jalur Gaza.