Dunia

Serangan Israel dan AS terhadap Iran picu kenaikan tajam harga gas di Eropa

Harga gas Eropa mencatat lonjakan harian terbesar sejak Agustus 2023

Nuran Erkul Kaya  | 02.03.2026 - Update : 12.03.2026
Serangan Israel dan AS terhadap Iran picu kenaikan tajam harga gas di Eropa

LONDON

Harga gas alam di Eropa melonjak lebih dari 20 persen pada awal perdagangan pekan ini setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu gangguan serius pada jalur energi global.

Lonjakan harga terjadi menyusul serangan bersama Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang berdampak pada terhentinya hampir seluruh lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz, jalur strategis yang menghubungkan produksi minyak dan gas alam cair (LNG) Timur Tengah ke pasar dunia.

Selat Hormuz yang terletak di pintu masuk Teluk Persia merupakan jalur penting bagi distribusi energi global. Sekitar 20 persen ekspor LNG dunia melewati perairan sempit tersebut.

Qatar, sebagai salah satu eksportir LNG terbesar dunia, mengirim hampir seluruh ekspor LNG-nya melalui selat itu ke pelanggan internasional.

Sebagian besar perdagangan LNG yang melintasi Selat Hormuz ditujukan ke pasar Asia, terutama China. Namun, potensi gangguan pasokan tetap memberi tekanan signifikan pada pasar gas global, termasuk Eropa.

Tekanan harga semakin kuat karena tingkat pengisian fasilitas penyimpanan gas di Eropa turun hingga di bawah 30 persen. Kondisi ini meningkatkan kebutuhan negara-negara Eropa untuk mengamankan tambahan pasokan LNG dari pasar internasional.

Di pusat perdagangan gas Title Transfer Facility (TTF) yang berbasis di Belanda, kontrak gas alam untuk pengiriman April diperdagangkan pada level 39,2 euro per megawatt-jam pada pukul 10.41 waktu Turkiye.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan 27 Februari, harga tercatat sebesar 31,95 euro per megawatt-jam.

Kenaikan lebih dari 20 persen ini menjadi lonjakan harian terbesar sejak Agustus 2023. Harga tersebut juga merupakan level tertinggi sejak 18 Februari 2025, ketika gas diperdagangkan di kisaran 38,7 euro per megawatt-jam.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın