Dunia

Senat AS setujui paket bantuan Covid-19 senilai USD2 triliun

RUU disetujui dengan suara bulat 96-0 dan langsung diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat AS

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 26.03.2020
Senat AS setujui paket bantuan Covid-19 senilai USD2 triliun Ilustrasi: Senat AS. (Foto file - Anadolu Agency)

Washington DC

Servet Gunerigok

WASHINGTON 

Senat Amerika Serikat menyetujui paket stimulus besar-besaran senilai USD2 triliun pada Rabu malam untuk mengurangi dampak ekonomi dari pandemi virus korona (Covid-19).

Legislasi stimulus terbesar dalam sejarah negara itu menyapu bersih dukungan Senat dengan suara bulat 96-0, meskipun sejumlah anggota parlemen tidak hadir karena sedang mengkarantina diri atau sakit.

Ditujukan untuk memberikan bantuan kepada warga dan dunia usaha AS di tengah pandemi, RUU ini selanjutnya akan dibawa ke Dewan Perwakilan Rakyat atau kongres, yang dijadwalkan untuk memberikan suaranya pada Jumat.

RUU itu mencakup dana USD500 miliar untuk perusahaan besar serta program pinjaman USD367 miliar untuk usaha kecil dan USD150 miliar untuk bantuan kepada pemerintah negara bagian dan lokal.

AS saat ini sedang berjuang menghadapi kejatuhan ekonomi besar yang menempatkannya di ambang resesi besar-besaran

Warga Amerika perorangan akan mendapatkan USD1.200 dalam bentuk pembayaran langsung dan tambahan USD500 pembayaran per anak yang memenuhi syarat selama penghasilan tahunan mereka tidak melebihi USD75.000 atau USD150.000 untuk keluarga berpenghasilan ganda.

Asuransi pengangguran juga sedang ditingkatkan, sementara pembayaran pinjaman mahasiswa kepada pemerintah federal untuk sementara ditangguhkan.

Paket bantuan juga mencakup paket tambahan USD340 miliar untuk memerangi wabah itu sendiri, termasuk USD117 miliar untuk rumah sakit, USD45 miliar untuk dana bantuan bencana FEMA dan USD11 miliar untuk vaksin, terapi dan kebutuhan medis lainnya.

RUU tersebut merupakan upaya kongres ketiga untuk membantu Amerika keluar dari cengkeraman wabah dan merupakan upaya terbesar yang diambil sejauh ini.

Setelah muncul di Wuhan, China, Desember lalu, Covid-19 telah menyebar ke setidaknya 172 negara dan wilayah.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di AS, sejauh ini lebih dari 471.000 kasus dikonfirmasi di seluruh dunia, sementara jumlah kematian melebihi 21.200 dan jumlah pasien yang sembuh hampir mencapai 114.400.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.