Dunia

'Sebagian masyarakat Armenia dukung normalisasi dengan Turki'

Masyarakat Armenia terpecah 3 dalam opini tentang berdamai dengan Turki, kata kepala think tank Armenia

Ayse Rabia   | 04.12.2021
'Sebagian masyarakat Armenia dukung normalisasi dengan Turki' Ilustrasi suasana kota di Armenia (Foto file - Anadolu Agency)


YEREVAN, Armenia

Sebagian masyarakat Armenia mendukung perdamaian dan normalisasi hubungan dengan Turki, menurut kepala think tank Armenia.

Ada perpecahan tiga arah dalam opini publik di Armenia tentang perdamaian dengan Turki, kata Benyamin Poghosyan, direktur Pusat Studi Strategis Politik dan Ekonomi, kepada Anadolu Agency.

“Ada satu faksi yang sepenuhnya menentang segala bentuk normalisasi dengan Turki, sebagian besar karena konflik mereka baru-baru ini daripada perselisihan historis,” tutur Poghosyan.

Kelompok kedua percaya bahwa dialog langsung antara Armenia dan Turki, bukan melalui mediator, diperlukan untuk menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan, tetapi mereka masih menyimpan permusuhan terhadap Turki atas dukungannya kepada Azerbaijan, imbuh dia.

“Kelompok ketiga mendukung pandangan Perdana Menteri Nikol Pashinyan tentang hubungan dengan Turki. Mereka mendukung mengabaikan peran Turki dalam konflik Karabakh tahun lalu dan membuka saluran baru untuk dialog guna mencapai perdamaian dan normalisasi,” jelas dia.

Dukungan Turki sangat penting bagi Azerbaijan dalam konflik 44 hari dengan Armenia di Karabakh yang meletus pada September tahun lalu.

Pada saat perjanjian yang ditengahi Rusia mengakhiri pertempuran pada 10 November, Baku telah membebaskan beberapa kota dan 300 pemukiman dan desa yang diduduki secara ilegal oleh Armenia selama hampir 30 tahun.

Selama setahun terakhir, Ankara telah berulang kali mendesak Yerevan untuk mengevaluasi pendekatan permusuhannya dan bekerja untuk perdamaian regional.

Pada Agustus, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyarankan Armenia untuk mengakui kenyataan dan memanfaatkan peluang baru yang diciptakan oleh pembebasan Karabakh oleh Azerbaijan.

“Jika Armenia bergerak sejalan dengan ini, Turki juga akan bertindak sesuai dengan itu,” tekan Erdogan.

Pashinyan menerima “sinyal positif” yang datang dari Ankara, mengisyaratkan pada Oktober untuk memulai percakapan dengan tujuan menormalkan hubungan dengan Turki.

Baru-baru ini, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mendesak Armenia untuk “menyambut uluran tangan perdamaian yang diberikan oleh Turki dan Azerbaijan.”

“Ada konflik dan masalah di banyak bagian dunia, tetapi tempat-tempat di mana orang berkumpul untuk berbicara dan mencari solusi politik sekarang jauh lebih aman dan lebih sejahtera,” kata Akar dalam kunjungannya ke Baku pada November.

“Jika Armenia memahami hal ini, memberikan kontribusi yang diperlukan dan merespons secara positif, kemajuan serius dapat dicapai dalam hal keamanan dan kesejahteraan,” pungkas dia.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın