Ali Semerci,Yaser Albanna,Said İbicioğlu
09 Desember 2017•Update: 09 Desember 2017
Ali Semerci,Yaser Albanna,Said İbicioğlu
GAZA/RAMALLAH
Sejumlah pemuda Palestina mengadakan aksi unjuk rasa memprotes keputusan Trump mengenai Yerusalem di beberapa titik di perbatasan Israel dan Gaza, Jumat.
Tentara Israel menembakkan senjata dan peluru plastik serta gas air mata dari wilayah perbatasan Israel, sementara pemuda Palestina membalas dengan melemparkan batu ke tentara.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Ashraf Al-Qudra mengatakan, Militer Israel berupaya membubarkan aksi unjuk rasa warga Palestina di kota Khan Yunis di Selatan Gaza.
Satu orang warga Palestina tewas tertembak di Khan Yunis, Sementara sejumlah 34 orang lainnya terluka, 8 di antaranya di timur laut Jalur Gaza, 17 orang di timur Jalur Gaza, 1 orang di timur kota Rafah dan 8 orang di timur kota Khan Yunis.
Semua kelompok Palestina terutama Hamas sebelumnya menyerukan aksi unjuk rasa untuk memprotes keputusan Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Sementara itu, Menurut Bulan Sabit Merah Palestina, jumlah warga Palestina yang luka-luka akibat upaya pembubaran tentara Israel dalam unjuk rasa di Tepi Barat dan Yerusalem dilaporkan bertambah menjadi 67 orang, 11 orang di antaranya terluka akibat tembakan senjata, 52 orang luka-luka terkena tembakan peluru plastik, dan 4 lainnya terluka akibat pukulan sementara 178 orang terkena efek gas air mata.