Maria Elisa Hospita
29 November 2018•Update: 30 November 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa tak mungkin mengesahkan kesepakatan sistem pertahanan udara S-400 dengan Turki dengan menggunakan dolar Amerika.
Dia juga mengatakan pemimpin kedua negara telah menyepakati alternatif lain.
Putin pun mengkritik pemerintah Amerika Serikat karena menggunakan dolar untuk memberikan tekanan.
Presiden Rusia itu mengatakan bahwa negaranya dan mitra dagangnya berupaya menciptakan sistem pembayaran antarbank independen, SWIFT.
Putin juga berkomentar soal bentrokan baru-baru ini antara pasukan Ukraina dan Rusia di Laut Azov dan reaksi Kiev atas pemberlakuan undang-undang darurat militer.
Dia mengatakan "provokasi" adalah upaya yang disengaja untuk menunda pemilihan presiden di Ukraina pada 31 Maret 2019.
"Peringkat presiden [Ukraina] sangat rendah. Dia perlu melakukan sesuatu untuk memperburuk situasi dan menciptakan masalah yang tak dapat diatasi para pesaingnya, terutama dari oposisi," ujar dia.
Pada Minggu, Rusia menyita tiga kapal angkatan laut Ukraina setelah mereka mencoba memasuki Selat Kerch, yang saat ini dikuasai oleh Moskow.
Pasca insiden itu, Ukraina memberlakukan undang-undang darurat militer selama 30 hari di negara itu dengan alasan ada ancaman invasi Rusia.