Maria Elisa Hospita
18 Mei 2018•Update: 18 Mei 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Kamis mengecam pernyataan Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengenai kematian demonstran Palestina di Gaza.
Puluhan warga sipil Palestina tewas selama protes - termasuk anak-anak yang tidak memiliki hubungan dengan Hamas - yang diklaim Haley bertanggung jawab atas insiden baru-baru ini di Gaza.
Dalam sebuah konferensi pers di Moskow, Lavrov mengatakan: "Ini adalah sebuah fitnah untuk mengalihkan pembicaraan yang jujur dan serius tentang inti masalah di wilayah Timur Tengah dan menghalangi keputusan Majelis Umum PBB mengenai pembentukan negara Palestina."
Dia juga mengatakan bahwa masalah negara Palestina tidak dapat diputuskan secara sepihak, dan harus diselesaikan melalui dialog langsung antara Israel dan Palestina
"Ketiadaan keputusan mengenai masalah Israel-Palestina selama beberapa dekade menjadi salah satu faktor kunci mengapa banyak pemuda yang direkrut oleh organisasi-organisasi ekstremis," tambah Lavrov.
Lavrov menyampaikan bahwa Rusia sangat prihatin dengan situasi di Gaza yang terkepung, tanpa makanan dan bantuan kemanusiaan, dan Rusia siap memberikan bantuan untuk menyelesaikan masalah Israel-Palestina.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, setidaknya 62 demonstran Palestina tewas dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan tentara Israel.
Dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB yang diselenggarakan atas permintaan Kuwait, Haley mengklaim bahwa Israel telah "menahan diri" dan menyalahkan Iran yang diduga memberikan dukungan ke Hamas.