Muhammad Abdullah Azzam
27 November 2019•Update: 27 November 2019
Dmitri Chirciu
MOSKOW
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyarankan kepada kelompok Kurdi (YPG/SDG) untuk menepati janji mereka serta tidak melakukan tindakan yang mencurigakan di tengah keadaan yang krisis.
"Pasukan Demokrat Suriah mengandalkan dukungan Amerika Serikat (AS), yang mana mereka kembali ke Suriah untuk mendapatkan minyak. Langkah SDG itu tak akan menghasilkan suatu yang baik,” tutur Menlu Rusia Lavrov saat konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Islandia pada Selasa di Moskow.
Lavrov menekankan kepada kelompok Kurdi itu untuk menepati janji-janji mereka sendiri.
Lavrov mengungkapkan bahwa YPG/PKK terlibat dalam tindakan yang tak membangun di Suriah utara.
Dia menyebut YPG/PKK harus membangun dialog dengan rezim Assad.
"hak-hak untuk orang Kurdi dapat ditegakkan dengan melindungi integritas dan kedaulatan wilayah Suriah. Mereka perlu berdialog dengan pemerintah Suriah," tukas Lavrov.