Pizaro Gozali İdrus
05 April 2019•Update: 06 April 2019
Elena Teslova
MOSKOW
Pemimpin Rusia dan Angola sepakat memperdalam hubungan dan mengoordinasikan upaya dalam kerangka internasional.
Vladimir Putin dan Joao Lourenco menandatangani enam dokumen mengenai kerja sama dalam penambangan berlian, produksi gas dan minyak, antariksa, dan pertanian.
Kesepakatan itu dicapai setelah Presiden Angola Joao Lourence mengunjungi Rusia selama tiga hari.
Sebelum pertemuan itu, Lourenco mengatakan Angola adalah salah satu pembeli utama senjata Rusia dan negaranya ingin "tidak hanya membeli, tetapi juga memproduksinya."
Rusia mengirim enam jet tempur SU-30K ke Angola tahun ini dan dua lagi diharapkan datang pada akhir Mei, kata Menteri Pertahanan Angola Salviano de Jesus Sequeira kepada wartawan.
Dia mengatakan negara itu tertarik untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia, tetapi tidak terwujud karena kendala ekonomi.
"Angkatan bersenjata Angola menggunakan senjata Rusia" dan karena itu kerja sama militer antara kedua negara "akan berlangsung selamanya,", tambah Sequeira.