Rıskı Ramadhan
08 Maret 2018•Update: 09 Maret 2018
Adham Kako, Mohamad Misto
GHOUTA TIMUR/ANKARA
Rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad dan pendukungnya pada Rabu dilaporkan menggunakan bom yang mengandung gas beracun di daerah Ghouta Timur yang berada dalam blokade.
Menurut sumber medis di wilayah tersebut, pasukan rezim meluncurkan serangan-serangan dengan gas beracun ke permukiman penduduk di daerah Saqba dan Hammuriya di Ghouta Timur.
Pejabat Pertahanan Sipil (White Helmets) mengatakan, bom-bom yang dilemparkan dari udara mengeluarkan gas beracun, namun korban akibat serangan tersebut belum dapat dijangkau karena masyarakat bersembunyi di tempat perlindungan, keadaan mereka masih belum diketahui.
Rezim dan Rusia semakin mengintensifkan serangan udara dan darat terhadap Ghouta Timur dalam beberapa waktu terakhir.
Pada Senin malam, pasukan rezim juga meluncurkan serangan dengan gas klorin ke daerah Hammuriya, 30 warga sipil terluka akibat serangan tersebut.
Rumah bagi sekitar 400.000 warga sipil, Ghouta Timur telah berada di bawah kepungan rezim yang telah melumpuhkan kehidupan selama lima tahun terakhir.
Dalam delapan bulan terakhir, pasukan rezim telah memperketat pengepungan sehingga pengiriman makanan dan obat-obatan menjadi hampir tidak mungkin dilakukan.