Godfrey Olukya
31 Maret 2018•Update: 01 April 2018
Godfrey Olukya
ARU, Republik Demokratik Kongo
Sedikitnya 20 sekolah dasar dan sekolah menengah telah dibakar dalam dua minggu terakhir selama bentrokan suku di timur laut, kata seorang keamanan pada Anadolu Agency Jumat.
Letnan Ivan Legu mengatakan lebih dari 60 sekolah di enam desa di wilayah Djugu, provinsi Ituri tutup karena ada serangan orang-orang Lendu terhadap komunitas Hema.
Kekerasan telah memaksa 6.000 siswa keluar dari sekolah. Sekolah di "wilayah Djugu, termasuk Mambisa, Walendu Djatsi, Walendu Tatsi, Bahama Utara, Bahema Banywagi dan Bahema Baguru telah ditutup," katanya.
“Dua puluh sekolah telah dibakar dan dijarah oleh orang-orang Lendu. Sebagian besar penduduk setempat telah mengungsi. ”
Lebih dari 40 orang tewas dalam dua minggu sebelumnya saat terjadi bentrokan etnis. Tragedi itu mendorong pemerintah mengirim pasukan untuk mencoba menghentikan kekerasan, tetapi serangan terus berlanjut.
Kekerasan etnis adalah hal yang umum di provinsi Ituri, di mana berbagai suku secara rutin saling menyerang dan menimbulkan korban besar sebelum pasukan keamanan dapat menghentikan kekerasan tersebut.