Ekip
25 Mei 2021•Update: 25 Mei 2021
RAMALLAH
Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Senin bertemu dengan Menteri Luar Negeri Mesir Sameh Shoukry di Ramallah.
Menlu Mesir tiba di kota Palestina itu dengan helikopter Yordania dari kota Amman, menurut seorang reporter Anadolu Agency di lapangan.
Pertemuan itu dilakukan beberapa hari setelah gencatan senjata yang ditengahi Mesir dan mulai berlaku pada Jumat lalu antara kelompok perlawanan Palestina di Gaza dan Israel untuk mengakhiri pertempuran selama 11 hari.
Sebelumnya pada hari yang sama, Shoukry bertemu dengan menlu Yordania, Ayman Safadi di ibu kota Amman, di mana kedua menteri itu memperingatkan putaran lain eskalasi di wilayah Palestina.
"Apa yang dilakukan Israel di Tepi Barat mengharuskan Mesir berkomunikasi dengan Yordania," kata Shoukri.
Ketegangan baru-baru ini yang bermula di Yerusalem Timur selama bulan suci Ramadan menyebar ke Jalur Gaza sebagai akibat dari serangan Israel terhadap jamaah di kompleks Masjid al-Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah.
Setidaknya 279 warga Palestina tewas - 248 di Gaza dan 31 di Tepi Barat - dan lebih dari 1.900 lainnya terluka dalam serangan Israel sejak pertengahan April, menurut otoritas kesehatan Palestina.
Dua belas orang Israel juga tewas oleh tembakan roket Palestina dari Jalur Gaza.
Yerusalem tetap menjadi jantung konflik Israel-Palestina, di mana orang-orang Palestina berharap Yerusalem Timur, yang sekarang diduduki oleh Israel.