Rhany Chairunissa Rufinaldo
12 Februari 2019•Update: 12 Februari 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Senin menyatakan harapannya bahwa pertemuan puncak mendatang antara pemimpin Amerika Serikat dan Korea Utara akan membawa perdamaian ke Semenanjung Korea, lansir kantor berita Yonhap.
"KTT akan menjadi titik balik kritis bagi denuklirisasi lengkap Semenanjung Korea dan proses penciptaan perdamaian," ujar Moon dalam pertemuan dengan sekretaris dan asisten presiden.
Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dijadwalkan bertemu dalam KTT kedua pada 27-28 Februari di Vietnam.
"KTT akan menjadi kesempatan bagi kedua Korea untuk meningkatkan hubungannya," tambah Moon.
KTT Vietnam akan menjadi pertemuan kedua antara Trump dan Kim, setelah KTT Singapura tahun lalu yang bertujuan menghentikan program nuklir Pyongyang dan pencabutan sanksi PBB terhadap negara tersebut.
Korea Utara terus berusaha meminta pembebasan dari sanksi-sanksi PBB untuk meningkatkan kepercayaan menjelang KTT tersebut.
Sementara itu, surat kabar The Chosunilbo yang berbasis di Seoul melaporkan pada Senin bahwa Dewan Keamanan PBB telah memberikan pembebasan sanksi yang relatif banyak untuk bantuan kemanusiaan ke Korea Utara.
"Ini mungkin langkah sengaja dari AS, anggota tetap PBB, untuk membujuk Korea Utara agar menghentikan program nuklirnya," kata surat kabar itu.