Maria Elisa Hospita
22 Maret 2019•Update: 25 Maret 2019
Ahmet Gurhan Kartal
LONDON
Polisi Inggris melakukan penjagaan di sekitar masjid-masjid di London selama salat Jumat.
"Kami prihatin dan khawatir dengan orang-orang yang terkena dampak serangan di Selandia Baru. Di sisi lain, kami bangga melihat warga London mau bersama-sama melawan ekstremisme, kebencian, dan terorisme," ujar komandan Metropolitan Police Marc McEwan dalam sebuah pernyataan.
Menurut McEwan, sejak serangan teror di Selandia Baru pekan lalu, pihaknya telah menemui komunitas Muslim setempat dan para pemuka agama untuk upaya peningkatan keamanan.
Sejak pekan lalu, polisi telah menjaga masjid-masjid di London selama salat Jumat, setelah Wali Kota London Sadiq Khan menginstruksikannya menyusul serangan teror di dua masjid di Selandia Baru.
"Pengamanan ini akan terus berlanjut hingga seminggu ke depan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Prioritas kami adalah keamanan dan keselamatan publik," jelas McEwan.
Kepolisian mengungkapkan bahwa pada Kamis pagi, polisi mendapati jendela-jendela di lima masjid dirusak.
"Vandalisme yang didasari Islamofobia menargetkan beberapa masjid di Kota Birmingham, Inggris. Ini sangat meresahkan," ujar Menteri Dalam Negeri Inggris Sajid Javid, Kamis.