Safvan Allahverdi
10 Januari 2018•Update: 10 Januari 2018
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Departemen Polisi New York (NYPD) menyelidiki dalang di balik sejumlah pesan-pesan kebencian yang dicoret di loker dua polisi Muslim, kata mereka kepada Anadolu Agency pada Selasa.
"Ini sedang kami selidiki dan saya hanya tahu sejauh itu. Namun kami menduga tersangka bekerja di NYPD juga karena bisa mengakses ruang loker yang tidak bisa dijangkau publik," kata Letnan Adeel Rana.
Insiden itu terjadi akhir pekan lalu di ruang loker pria kantor polisi wilayah Bronx. Kejadian itu dilaporkan pada Senin.
Coret-coretan itu berisikan kata-kata kasar yang dituliskan di bawah nama polisi-polisi Muslim.
Penyelidik belum tahu apakah pelaku itu juga merupakan di balik pesan-pesan kasar lainnya yang ditemukan di sejumlah loker lain.
Rana mengatakan komunitas polisi Muslim New York ingin mengerti lebih dalam mengenai perisitiwa "unik" ini setelah penyelidikan rampung.
Investigasi dilakukan oleh departemen urusan polisi NYPD dibantu oleh pasukan anti-kekerasan kebencian New York.
"Ditemukan sejumlah loker dengan coretan grafiti anti-Muslim. Insiden itu diselidiki secara internal," kata NYPD kepada Anadolu Agency.
Dalam pernyataan terpisah kepada Anadolu Agency, komunitas polisi Muslim mendorong agar walikota New York mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan mereka.
"Kami meminta Walikota New York City, Bill de Blasio, agar meneliti budaya kerja di sini dan mengambil tindakan keras agar mencegah insiden ini terulang kembali," bunyi pernyataan itu. "NYPD dan kota New York memiliki tanggung jawab besar memastikan kepada komunitas sekitar bahwa insiden seperti ini akan ditanggapi secara serius dan diselidiki hingga tuntas."
Pernyataan mereka itu juga menyoroti insiden dimana seorang pemadam kebakaran beragama Muslim di New York diolok-olok dan dilecehkan oleh pemadam kebakaran lain karena agamanya.
Para pemadam kebakaran itu dikabarkan mencoba menipu Raheem Hassan agar memakan daging babi dan seringkali melumuri alat-alat makannya dengan minyak babi.
Komunitas polisi Muslim menekan bahwa peristiwa seperti itu tidak boleh terjadi di tempat kerja.
"NYPD adalah pasukan polisi terbaik dan paling beragam di dunia dan bertugas melindungi kota terbaik di dunia. Sikap seperti ini tidak bisa ditolerir," kata pernyataan mereka.