Maria Elisa Hospita
08 Oktober 2018•Update: 08 Oktober 2018
Joana Oliveira
BRAZIL
Politikus sayap kanan Jair Bolsonaro memperoleh 46,89 persen suara dalam pemilihan presiden putaran pertama.
Karena total perolehan suara kurang dari 50 persen plus 1 yang dibutuhkan untuk memenangkan putaran pertama, maka Bolsonaro harus berhadapan dengan kandidat dari sayap kiri, Fernando Haddad, di putaran kedua pada 28 Oktober.
Setelah pemungutan suara selama sembilan jam yang diikuti oleh sekitar 147 juta warga Brazil, hasil keseluruhan pilpres adalah sebagai berikut: Jair Bolsonaro (Partai Liberal Sosial) 46,89 persen, Fernando Haddad (Partai Buruh) 28 persen, Ciro Gomes (Partai Buruh Brazil - PDT), dengan 12,5 persen suara; Geraldo Alckmin (Partai Sosial Demokrasi Sosial-PSDB), dengan 4,87persen; João Amoedo (NOVO) dengan 2,62 persen, dan Cabo Daciolo dengan 1,24 persen.
Perolehan suara dari dua kandidat, Henrique Meirelles (Brazilian Democratic Movement - MDB) yang dianggap sebagai kandidat terbaik untuk menyelesaikan krisis ekonomi negara dan Marina Silva (Sustainability Network) yang mencalonkan diri untuk ketiga kalinya, masing-masingnya hanya mengumpulkan 1,22 persen dan 1 persen.
Pada Minggu, warga juga memilih gubernur negara bagian, senator, dan wakilnya di semua 26 negara bagian Brasil dan Distrik Federal.
Meskipun tak ada perseteruan antar warga, namun banyak pemilih yang mengeluhkan antrean yang panjang, kesalahan teknis pada surat suara elektronik, dan masalah registrasi biometrika.
“Saya terpaksa menunggu tiga jam untuk memilih,” ujar Pedro Hijo, 29, warga Salvador, ibu kota Bahia, daerah pemilihan terbesar keempat di negara itu.
Kongres dan Senat
Hasil akhir pemilihan legislatif justru melenceng jauh dari prediksi warga maupun pengamat politik.
Mantan presiden Dilma Rousseff (PT) yang mencalonkan diri sebagai senator untuk negara bagian Minas Gerais dan yang selalu menduduki peringkat pertama dalam setiap survei, akhirnya menduduki posisi keempat, dengan hanya 15 persen suara.
Di negara bagian Rio de Janeiro, mantan hakim federal Wilson Witzel (Partai Sosial Kristen – PSC) justru mengumpulkan 41 persen suara, setelah Bolsonaro menyatakan dukungannya terhadap Witzel.
Witzel akan memperebutkan kursi gubernur dengan Eduardo Paes (Demokrat) yang memperoleh 21 persen suara dalam putaran kedua.