Muhammad Abdullah Azzam
23 September 2019•Update: 24 September 2019
Gökhan Kurtaran
LONDON
Perusahaan travel pertama sekaligus tertua di dunia yang berbasis di Peterborough, Inggris, Thomas Cook Group gulung tikar setelah upaya penyelamatan terhadap agen wisata Inggris itu berakhir dengan kegagalan.
Menurut sebuah pernyataan dari Otoritas Penerbangan Sipil Inggris (CAA), salah satu agen travel terbesar di dunia, Thomas Cook menghentikan operasi komersialnya setelah upaya penyelamatan terhadap perusahaan berujung kegagalan.
Thomas Cook yang merupakan salah satu perusahaan travel terbesar di dunia dan telah berusia 178 tahun itu mengambil langkah likuidasi.
Langkah tersebut menyebabkan sembilan ribu orang di Inggris dan 20 ribu orang di seluruh dunia kehilangan pekerjaan.
Peter Frankhauser, Kepala Eksekutif Thomas Cook, mengatakan pihaknya merasa sangat sedih atas bangkrutnya perusahaan tersebut dan dia meminta maaf kepada jutaan pelanggan dan ribuan karyawannya.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengungkapkan pemerintahnya akan memberikan segala dukungan untuk membantu para wisatawan.