Rhany Chairunissa Rufinaldo
19 Juni 2019•Update: 19 Juni 2019
Umar Farooq
WASHINGTON
Pentagon pada Selasa mengumumkan akan memberi bantuan militer berupa peralatan dan pelatihan angkatan bersenjata senilai USD250 juta kepada Ukraina.
Bantuan tersebut akan menambah total bantuan militer yang diberikan ke Ukraina menjadi USD1,5 miliar sejak 2014.
Dana Pentagon juga akan membantu meningkatkan kemampuan pasukan darat Ukraina dengan menyediakan senapan sniper, granat berpeluncur roket, radar dan peralatan penglihatan malam.
"Ini menegaskan kembali hubungan pertahanan lama antara Amerika Serikat dan Ukraina," kata Juru Bicara Pentagon Letnan Kolonel Carla M. Gleason dalam sebuah pernyataan.
Pengumuman itu muncul di tengah kekhawatiran tentang aktivitas Rusia di Eropa Timur, khususnya dukungannya bagi pasukan separatis di Ukraina timur dan pencaplokannya di Semenanjung Krimea.
Rusia dan Ukraina berselisih sejak 2014, ketika Moskow mencaplok Krimea dari Kiev setelah referendum yang kontroversial.
Masyarakat internasional memandang pencaplokan tersebut sebagai tindakan ilegal dan referendum yang digunakan Rusia untuk membenarkannya tidak sah.
"Amerika Serikat tetap berkomitmen untuk membantu Ukraina mengimplementasikan ketentuan Undang-Undang Keamanan Nasional Ukraina 2018 untuk memperkuat kontrol sipil demokratis atas militer, mempromosikan reformasi komando dan kendali, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam akuisisi dan penganggaran, serta memajukan reformasi industri pertahanan," kata Gleason.
"Reformasi ini akan meningkatkan kemampuan Ukraina untuk mempertahankan integritas teritorialnya dalam mendukung Ukraina yang aman, makmur, demokratis dan bebas," tambah dia.
*Kasim Ileri berkontribusi pada berita ini