Mahmoud Barakat
23 Desember 2018•Update: 25 Desember 2018
Oleh Murad Erifi
SANAA, Yaman
Kepala misi PBB yang ditugaskan untuk mengawasi gencatan senjata di kota pelabuhan Al-Hudaydah tiba di Aden pada Sabtu, menurut sumber setempat.
Patrick Cammaert, seorang purnawirawan jenderal berkebangsaan Belanda, tiba dari ibu kota Yordania Amman, ujar sumber yang berada di bandara Aden.
Cammaert akan melakukan pembicaraan dengan pejabat Yaman di Aden sebelum bertolak menuju Sanaa guna menemui pemimpin kelompok pemberontak Houthi, ujar sumber tersebut.
Pada Jumat, Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat mengadopsi resolusi yang disponsori Inggris untuk mengerahkan tim PBB guna mengawasi gencatan senjata Al-Hudaydah.
Para pihak yang bertikai di Yaman sepakat pada pekan lalu untuk menarik pasukan dan mengadakan gencatan senjata lewat pembicaraan yang disponsori PBB di Swedia.
Arab Saudi telah memimpin koalisi melawan Houthi sejak 2015 ketika Riyadh dan sekutu Arab-Suninya melancarkan serangan udara di Yaman yang bertujuan memukul mundur pengaruh Houthi.
Serangan yang dipimpin Arab Saudi di Yaman telah menghancurkan infrastruktur, termasuk fasilitas kesehatan dan sistem sanitasi, membuat PBB mendeskripsikannya sebagai salah satu bencana kemanusiaan terburuk di era modern.
Al-Hudaydah adalah daerah utama bagi warga sipil Yaman yang terkepung dengan sejumlah besar bantuan kemanusiaan.