Maria Elisa Hospita
04 Agustus 2020•Update: 06 Agustus 2020
Abdelraouf Arna'out
YERUSALEM
Pengadilan Israel memerintahkan pembebasan Gubernur Yerusalem Adnan Ghaith setelah dua minggu ditahan.
Ghaith ditangkap oleh pasukan Israel pada 19 Juli setelah penggerebekan di rumahnya di Yerusalem.
Hingga saat ini, tuduhan terhadap gubernur masih belum diketahui.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh kantor gubernur, Ghaith akan dibebaskan dengan syarat bahwa dia tidak akan berkomunikasi dengan pejabat Intelijen Palestina di Yerusalem, Jihad al-Faqih, atau dengan pemimpin kelompok Fatah di al-Eizariya, Sami Abu Ghalia.
Otoritas Israel telah meningkatkan tindakan keras terhadap aktivitas Palestina dan tokoh-tokoh Palestina di Yerusalem yang diduduki dalam beberapa bulan terakhir.
Hukum internasional menetapkan Yerusalem Timur, bersama dengan seluruh Tepi Barat, sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.
*Ahmed Asmar turut melaporkan dari Ankara