Sefa Mutlu
05 April 2022•Update: 07 April 2022
ISTANBUL
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membahas isu bilateral dan regional dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz melalui percakapan via telepon pada Senin.
Selama pembicaraan itu, kedua pemimpin mendiskusikan hubungan Turki-Jerman dan masalah regional, khususnya perang Rusia-Ukraina, menurut sebuah pernyataan dari Direktorat Komunikasi Turki.
Erdogan menekankan pentingnya memperkuat hubungan antara Ankara dan Berlin serta menjaga kerja sama yang erat di semua tingkatan.
Presiden Turki juga menyoroti bahwa negaranya dengan tegas melanjutkan upayanya yang bertujuan untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.
Perang Rusia melawan Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari, telah menimbulkan kemarahan internasional, dengan Uni Eropa, AS dan Inggris di antara yang lainnya menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.
Setidaknya 1.417 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 2.038 terluka, menurut perkiraan PBB, dengan angka sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.
Lebih dari 4,1 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke negara lain, dengan jutaan lainnya mengungsi, menurut badan pengungsi PBB.