Elena Teslova
20 April 2022•Update: 21 April 2022
MOSKOW
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan pada Selasa bertemu di Moskow untuk membahas kerja sama bilateral dan penyelesaian masalah Nagorno-Karabakh.
Putin mengakui masih banyak masalah yang menghalangi pemulihan perdamaian secara penuh di Nagorno-Karabakh.
“Fokus kami juga tentang masalah keamanan, termasuk yang terkait dengan Karabakh. Masih banyak masalah, saya setuju dengan Anda. Kami terus berhubungan dengan Anda, saya tidak tahu, jika tidak setiap minggu, maka setiap 10 hari kami pasti berbicara di telepon, dan pertemuan tetap dilakukan secara teratur, meski di tengah masa pandemi," sebut dia.
Sementara itu, Pashinyan memuji peran Rusia dalam memastikan perdamaian dan stabilitas di kawasan dan misi penjaga perdamaian Rusia di Nagorno-Karabakh.
“Saya harus sekali lagi mencatat peran luar biasa Anda dalam gencatan senjata di Nagorno-Karabakh pada 2020. Setelah itu, pasukan penjaga perdamaian Rusia beroperasi di Nagorno-Karabakh. Perlu dicatat bahwa secara umum, tentu saja, kegiatan pasukan penjaga perdamaian Rusia memastikan keamanan. Sepertinya kita perlu melihat apa yang bisa dilakukan untuk membuat kegiatan penjaga perdamaian lebih efektif," tekan Pashinyan.
Dia menambahkan dirinya ingin berdiskusi dengan Putin tentang aspek politik dari penyelesaian Nagorno-Karabakh.
Para pemimpin juga mengatakan mereka akan membahas pengembangan kerja sama bilateral lebih lanjut.