Pemerintahan AS sebagian ditutup akibat penolakan "dinding perbatasan" Trump
Anggota senat menunda persidangan tanpa menghasilkan legislasi pengeluaran negara, termasuk USD5 milyar yang diminta Trump untuk "dinding perbatasan"
Washington DC
Michael Hernandez
WASHINGTON
Pemerintahan Amerika Serikat sebagian ditutup Sabtu setelah anggota partai Demokrat dan sebagian anggota partai Republik menolak menyetujui permintaan Presiden Donald Trump untuk mendanai tembok perbatasannya yang telah lama dijanjikan.
Trump sebelumnya mengatakan dia akan "bangga 'untuk menutup pemerintah kecuali dia menerima USD5 miliar untuk untuk mendanai pembangunan dinding penghalang di sepanjang perbatasan selatan AS.
"Jika kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan ... saya akan menutup pemerintah," kata Trump pada pertemuan yang panas dengan kepemimpinan Demokrat.
"Saya akan mengambil keputusan," tambahnya. "Saya akan menjadi orang yang menutupnya [pemerintahan]. Saya tidak akan menyalahkan Anda untuk itu. "
Dalam pesan video pra-rekam ketiga minggu ini, presiden mengatakan "itu benar-benar terserah Demokrat, karena kita membutuhkan suara mereka" untuk membuat dinding pemisah.
"Kami akan melakukan penutupan. Tidak ada yang bisa kami lakukan tentang itu, karena kami membutuhkan Demokrat untuk memberi kami suara mereka," katanya. "Penutupan [pemerintahan] ini semoga tidak akan berlangsung lama."
Senat awal pekan ini mengesahkan RUU pengeluaran sementara yang akan mendanai hingga Februari lembaga-lembaga yang telah ditutup.
Tapi itu tidak termasuk dana untuk dinding Trump, dan ketika menuju ke DPR, presiden buru-buru mengadakan pertemuan dengan para pemimpinnya.
Semua legislator Demokrat menentang dana untuk dinding pemisah, seperti halnya beberapa anggota Partai Republik.
Sekitar 75 persen dari pemerintah tetap terbuka dan didanai, termasuk Departemen Pertahanan, menyusul langkah pengeluaran terpisah yang disahkan pada bulan September.
Tetapi untuk seperempat agensi lain yang akan terpengaruh, termasuk Departemen Perdagangan dan NASA, banyak dari ratusan ribu karyawan akan dipaksa untuk mengambil cuti yang tidak dibayar.
Sekitar 420.000 karyawan federal lainnya masih akan diminta untuk datang bekerja tetapi tidak akan menerima gaji sampai pemerintah secara resmi dibuka kembali.
Trump telah berjanji dalam kampanyenya untuk meminta Meksiko membayar untuk tembok perbatasannya, tetapi dua tahun kemudian, para pejabat Meksiko tetap bersikukuh bahwa mereka tidak akan berkontribusi sama sekali terhadap proposal tersebut, memaksa presiden untuk beralih ke Kongres.
