Rıskı Ramadhan
21 Mei 2018•Update: 21 Mei 2018
Mohamad Misto, Levent Tok, Adham Kako
MANBIJ, Suriah/ANKAR
Para pedagang di Manbij, kota yang dikuasai organisasi YPG/PKK di barat laut Suriah, pada Minggu melancarkan aksi menutup toko untuk memprotes upaya kelompok teror tersebut merekrut puluhan pemuda secara paksa sejak awal Mei.
April lalu, organisasi teroris YPG/PKK mengeluarkan keputusan yang memaksa pemuda berusia 18-30 tahun di Manbij untuk menyerahkan diri dan bergabung dengan mereka. Kelompok teror itu mengancam akan menahan dan menghukum pemuda yang tidak mengikuti keputusan tersebut.
Sejak 5 Mei, YPG/PKK telah menahan puluhan pemuda yang kemudian dipaksa angkat senjata, menurut sumber-sumber lokal yang tak ingin disebutkan namanya.
Pedagang-pedagang di pusat kota menutup toko mereka selama satu hari untuk memprotes tindakan paksa YPG/PKK tersebut, tambah sumber tadi.
Januari lalu, pedagang-pedagang di pusat kota Manbij juga melancarkan aksi serupa setelah YPG/PKK membunuh dua pemuda bersaudara.
Kelompok teror YPG/PKK merebut Manbij pada Agustus 2016 dengan dukungan dari AS.
YPG/PKK adalah cabang Suriah organisasi teroris PKK, yang telah melancarkan perang melawan Turki selama lebih dari 30 tahun.
Terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa, PKK bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang.