Dunia

PBB kumpulkan bukti penolakan ilegal Yunani pada pencari suaka ke Turki

'Setiap orang, setiap migran, yang mencoba melintasi perbatasan internasional memiliki hak perlindungan individu,' kata pejabat HAM PBB

Ekip   | 13.10.2021
PBB kumpulkan bukti penolakan ilegal Yunani pada pencari suaka ke Turki Ilustrasi (Foto file - Anadolu Agency)

JENEWA

Seorang juru bicara kantor Hak Asasi Manusia PBB pada Selasa mengatakan pihaknya menerima "bukti yang meningkat" dari penolakan ilegal Yunani terhadap pencari suaka ke Turki.

“Memaksa mundur pencari suaka adalah tindakan ilegal menurut hukum internasional dan seharusnya tidak terjadi,” kata juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Marta Hurtado pada konferensi pers PBB.

“Setiap orang, setiap migran, yang mencoba melintasi perbatasan internasional memiliki hak pelindungan individu,” kata Hurtado.

Hurtado mengatakan bahwa kantornya saat ini sedang berbicara dengan Uni Eropa (UE) sehubung dengan laporan Anadolu Agency tentang tindakan penolakan oleh Yunani itu.

“Selama beberapa bulan, kami telah mencoba untuk mengkonfirmasi dan melihat apa yang harus dilakukan UE untuk menghentikan upaya penolakan ini di perbatasan eksternal,” kata Hurtado.

Jumat lalu, Komisaris Uni Eropa untuk Urusan Dalam Negeri Ylva Johansson mendesak Yunani untuk menyelidiki penolakan ilegal terhadap para pencari suaka.

Berbicara kepada wartawan menjelang pertemuan para menteri dalam negeri Uni Eropa di Luksemburg, Johansson mengatakan dia mengharapkan Yunani untuk "menganggap kritikan itu serius, melakukan penyelidikan, dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi."

Pada konferensi pers Selasa, Hurtado mengatakan kantornya “sangat khawatir tentang penderitaan migran dan pencari suaka yang terus berlanjut di Libya yang mengalami segudang pelanggaran.

“Kami juga meminta otoritas Libya untuk membebaskan semua migran dan pencari suaka yang ditahan secara sewenang-wenang, menghentikan penggerebekan di pemukiman mereka, menghentikan pengusiran, dan berhenti mengkriminalisasi mereka,” kata Hurtado.

“Kami mendorong pihak berwenang untuk mereformasi undang-undang untuk mendekriminalisasi orang yang masuk, tinggal, dan keluar secara tidak teratur,” tukas dia.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın