Dunia

PBB bunyikan alarm peringatan atas eskalasi militer di Yaman

Pihak-pihak yang bertikai di Yaman menggandakan aksi militer mereka, kata utusan khusus PBB

Michael Gabriel Hernandez   | 13.01.2022
PBB bunyikan alarm peringatan atas eskalasi militer di Yaman

WASHINGTON 

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu membunyikan alarm peringatan atas berlanjutnya konflik di Yaman, dan mengatakan pihak-pihak yang bertikai telah mempercepat upaya untuk mengklaim kemenangan di medan perang.

Hans Grundberg, utusan Sekretaris Jenderal PBB untuk negara yang dilanda perang itu, mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa pihak-pihak dalam konflik di negara tersebut "melipatgandakan aksi militer."

"Tujuh tahun di jalan perang, kepercayaan yang berlaku dari semua pihak yang bertikai tampaknya menimbulkan kerugian yang cukup besar pada pihak lain, dan akan memaksa mereka untuk tunduk. Namun, tidak ada solusi jangka panjang yang berkelanjutan yang dapat ditemukan di medan perang," tutur dia.

Para pihak, kata Grundberg, seharusnya beralih ke meja perundingan "bahkan jika mereka tidak siap untuk meletakkan senjata mereka."

Dia mengatakan sekali lagi tampaknya negara itu "memasuki siklus eskalasi dengan implikasi bencana yang dapat diprediksi bagi warga sipil dan untuk prospek perdamaian segera."

Yaman telah dilanda kekerasan dan ketidakstabilan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran merebut sebagian besar negara itu, termasuk ibu kota Sanaa.

Koalisi yang dipimpin Saudi yang bertujuan untuk mengembalikan pemerintah Yaman malah telah memperburuk situasi, dan menyebabkan salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Di negara itu hampir 80 persen atau sekitar 30 juta orang membutuhkan bantuan dan perlindungan kemanusiaan, dan lebih dari 13 juta dalam bahaya. kelaparan, menurut perkiraan PBB.

Dengan latar belakang bencana kemanusiaan, para pihak terus melakukan serangan, termasuk Houthi yang telah melakukan kampanye selama berbulan-bulan untuk merebut kota strategis Ma’rib, dan pasukan pemerintah yang baru-baru ini mengklaim provinsi Shabwa yang kaya energi.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın