Maria Elisa Hospita
19 April 2018•Update: 19 April 2018
Seleshi Tessema
ADDIS ABABA
Parlemen Etiopia pada Kamis memberikan suara bulat untuk menyetujui kabinet yang dibentuk oleh perdana menteri yang baru menjabat, Abiy Ahmed.
Di hadapan parlemen, Ahmed (42) mengatakan bahwa para menteri dipilih untuk memperkuat badan eksekutif, memfasilitasi perubahan, dan memberdayakan perempuan.
"Kami harus mampu menanggapi tuntutan rakyat, dan inilah salah satu motif penunjukan dan perombakan kabinet," jelas dia.
Perombakan kabinet telah membawa 10 wajah baru - termasuk tiga menteri perempuan - ke kabinet yang beranggotakan 29 menteri, sementara 19 menteri sebelumnya masih dipertahankan.
Menteri Pertahanan Sirage Fergesa dipindahkan ke Kementerian Perhubungan dan digantikan oleh Motuma Mekassa, seorang anggota komunitas Oromo yang mempelopori unjuk rasa anti-pemerintah yang memicu pemberlakuan masa darurat selama enam bulan pada 2016.
Sementara itu, 547 kursi parlemen federal sepenuhnya dikuasai oleh Partai Front Demokrasi Revolusioner Rakyat Etiopia (EPRD), sebuah koalisi dari empat partai regional, yang menunjuk pemimpin perempuan, Muferihat Kamil, untuk menggantikan Abadula Gemeda.